BeritaHR

Media Belajar Human Resources

Re: [Diskusi HRD Forum] Tidak mau diikutkan JAMSOSTEK

leave a comment »

Dear Mr. Ujang Syafnir,

Setiap karyawan yang resign, perusahaan kan sudah memberikan Packlaring ( Surat Ket Kerja ). Apakah dengan Packlaring tersebut tidak cukup untuk mengurus pencairan dana JAMSOSTEK dari karyawan ybs ?

Regards,

Andreas Argo

—– Original Message —-
From: Ujang Syafnir <ujangsyafnir@gmail.com>
To: Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, July 1, 2008 1:47:42 PM
Subject: RE: [Diskusi HRD Forum] Tidak mau diikutkan JAMSOSTEK

Ini sekedar info buat rekan2 HRD…

Kalau ada karyawan yang resign atau pensiun, sebaiknya dibekali dengan surat keterangan bahwa yang bersangkutan pernah bekerja di perusahaan yang bersangkutan. Soalnya ada kantor JAMSOSTEK ( saya tidak tahu di kantor yang lain) mensyaratkan surat keterangan ini kalau mau mencairkan uang JAMSOSTEK .

Coba bayangankan kalau perusahaannya udah hengkang atau bangkrut ketika JAMSOSTEKnya jatuh tempo. Pasti deh yang bersangkutan akan mengalami kesulitan tambahan…

 

From: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com [mailto:Diskusi- HRD@yahoogroups. com] On Behalf Of han djie lin linda
Sent: Monday, June 30, 2008 11:40 AM
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Subject: Re: [Diskusi HRD Forum] Tidak mau diikutkan JAMSOSTEK

 

Menurut aturan ya tidak boleh donk.  Kan jamsostek bukan ditawarkan melainkan wajib.  Lah kalau terjadi susuatu di belakang hari, kan yang nanggung company.

 

Enak gak enak, termasuk pelayanan oleh Jamsostek yang semaunya sendiri (bukan dianggap karyawan adalah pemilik modal lo), tetapi ya harus diterima sebagai kewajiban.

 

den Sidjiwae

—– Original Message —-
From: Ujang Syafnir <ujangsyafnir@ gmail.com>
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Sent: Saturday, June 28, 2008 1:55:51 PM
Subject: [Diskusi HRD Forum] Tidak mau diikutkan JAMSOSTEK

Kalau ada karyawan yang tidak mau ikut JAMSOSTEK bagaimana?
Di beberapa tempat kerja saya sebelumnya ada karyawan yang tidak mau
diikutkan JAMSOSTEK, mereka minta “mentahnya” saja(ditambahkan ke gaji
mereka)
Saya rasa keengganan mereka ikut serta pada program ini karena pengalaman
yang tidak “enak” yang pernah mereka alami atau dengar dari orang lain dan
saya sekarang bisa memaklumi keputusan mereka setelah apa yang saya alami
Terima kasih

—–Original Message—–
From: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com [mailto:Diskusi-HRD@ yahoogroups. com] On
Behalf Of KRISTIANTO DIDIT YP
Sent: Thursday, June 26, 2008 3:37 PM
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Subject: [Diskusi HRD Forum] Hak karyawan dalam JAMSOSTEK

Antara adanya ancaman pelanggaran UU/PP dan kenyataan memang berbeda.
Adalah fakta kesadaran pengusaha tidak sebesar yang kita harapkan.

Saya pernah melihat “PERUSAHAAN” karyawan lebih dari 10 orang, upah
dibawah UMK, boro-boro jamsostek. Kantor polisi dekat, jamsostek didepan
mata tetapi aman-aman saja. Sebab usaha tersebut dalamn kategori sector
informal. Seprti: penjaga toko, pantai pijat, pengrajin, tukang bakso,
penjual keliling roti dan masih banyak lagi. Apakah “pengusaha” tsb
tidak sadar? Belum tentu demikian.

Resminya kan perusahaan yang berkaryawan 10 orang atau lebih wajib ikut
program Jamsostek.

Apakah perusahaan2 sebagaiamana saya sebutkan diatas tidak resmi? Kalau
tidak resmi berarti ILEGAL, kalau ILEGAL berarti melanggar hukum, kalau
melanggar hukum berarti hrs dikenakan sanksi/tutup. Bukankan undang2
juga berlaku disemua sector?. Pastinya penjara akan penuh sesak jika
“mereka” dipenjarakan daripada denda 50 jt. Angkatan kerja yang bekerja
disektor informal beberapakali lipat dari sector formal (barangkali spt
pershaan pak GABE)

From: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com [mailto:Diskusi-HRD@ yahoogroups. com]
On Behalf Of Gabe S. Trisunjata
Sent: Tuesday, June 24, 2008 12:41 AM
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Subject: [SPAM] Re: [Diskusi HRD Forum] Hak karyawan dalam JAMSOSTEK

Rekan DHF’s,

a. Antara adanya ancaman pelanggaran UU/PP dan kenyataan memang
berbeda. Adalah fakta kesadaran pengusaha tidak sebesar yang kita
harapkan.

b. Resminya kan perusahaan yang berkaryawan 10 orang atau lebih wajib
ikut program Jamsostek.

Himbauan selalu dikerjakan oleh pengawas Naker dan petugas Jamsostek,
namun gayung tidak bersambut. Salah satu sebabnya ialah tidak ada
pelaksanaan ancaman hukuman itu.

c. Sanksi pelanggaran dibawah ini dianggap ringan oleh pengusaha..

BAB VII
KETENTUAN PIDANA

Pasal 29
(1) Barang siapa tidak memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 4 ayat (1); Pasal 10 ayat (1), ayat (2) dan ayat
(3); Pasal 18 ayat (1), ayat (2), ayat (3), ayat (4), dan
ayat (5); Pasal 19 ayat (2); Pasal 22 ayat (1); dan Pasal 26,
diancam dengan hukuman kurungan selama-lamanya 6 (enam) bulan atau
denda setinggi-tingginya Rp 50.000.000,- (lima puluh
juta rupiah).
(2) Dalam hal pengulangan tindak pidana sebagaimana dimaksud
dalam ayat (1) untuk kedua kalinya atau lebih, setelah
putusan akhir telah memperoleh kekuatan hukum tetap, maka
pelanggaran tersebut dipidana kurungan selama-lamanya 8
(delapan) bulan.
(3) Tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) adalah
pelanggaran.

Pasal 30
Dengan tidak mengurangi ketentuan pidana sebagaimana dimaksud
dalam Pasal 29 ayat (1) dan ayat (2) terhadap pengusaha, tenaga
kerja dan badan penyelenggara yang tidak memenuhi ketentuan
Undang-undang ini dan peraturan pelaksanaannya dikenakan sansi
administratif, ganti rugi, atau denda yang akan diatur lebih
lanjut dengan peraturan pemerintah.

============

Ringan? Ya, karena sampai sekarang saya belum pernah membaca ada
pengusaha yang dibawa ke Pengadilan atas tuntutan pelangaran.

Regards/Salam,
Gabriel S Trisunjata
HP: 08124955201

— On Mon, 6/23/08, han djie lin linda <djie_lin@yahoo. com> wrote:

From: han djie lin linda <djie_lin@yahoo. com>
Subject: [Diskusi HRD Forum] Hak karyawan dalam JAMSOSTEK
To: Diskusi-HRD@ yahoogroups. com
Date: Monday, June 23, 2008, 3:38 PM

Maaf nih, sudah melayangkan melalui subject JAMSOSTEK tetapi
tidak ada yang respon, mungkin harus bikin subjek sendiri.

Saya heran kalau HRD, APINDO maupun HUKUM tidak ada yang merasa
dirugikan dalam kasus seperti yang akan saya tulis ini:

1. Hak-hak setiap karyawan untuk dilindungi dengan Jamsostek,
faktanya tidak semua berlaku.. Lebih banyak pengusaha yang tidak
memasukkan karyawannya ke dalam Jamsosstek: JK, JKK, JHT. Karena toh
tidak ada sanksi (siapa berani menutup sebuah perusahaan kalau
karyawannya saja membela majikan, dibandingkan kalau tidak ada kerja
karena bos diberi sankis pidana?). Maka mungkin lebih baik setiap
karyawan tidak usah masuk/menjadi anggota JAMSOSTEK.

2. Karyawan pensiun usia 55th kok masih diwajibkan ikut JHT
kalau ybs diperpanjang kerjanya dengan PKWT, padahal tidak ada pasal
yang mengatur hal ini, melainkan malah digunakan sebagai peluang atau
karena orang Jamsostek juga tidak paham.

Logikanya ybs cukup ikut JK dan JKK. Selama ini yang tahu
aturan ini juga pada diam saja tuh (HRD, APINDO dan pengerti hukum).

Apakah ada yang bisa membantu meng clearkan masalah ini?

den Sidjiewae

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.101 / Virus Database: 270.4.1/1517 – Release Date: 6/24/2008
8:41 PM

 

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 8.0.101 / Virus Database: 270.4.3/1527 – Release Date: 6/30/2008 6:07 PM

__._,_.___

Spektakuler Workshop !!
"Applied Semi/Quasi Assessment & Development Center Method For Managerial Position"
9 – 10 Juli 2008,Jakarta
http://www.HRD-Forum.com
HOTLINE : 08788-1000-100 | 0815 1049 0007 | 021-70692748 |
——————————–
Dapatkan Agenda Training Thn 2008 hanya di :
http://www.HRD-Forum.com
http://www.agenda.HRD-Forum.com
——————————–
Diskusi-HRD@yahoogroups.com
Komunitas HRD Terbesar di Indonesia
YM : hrdforum
———————————–
Penting buat Praktisi HRD !!
http://hr-expert.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
http://kpi-owner.blogspot.com/
http://compensations.blogspot.com/
http://recruitmentskill.blogspot.com/
———————————–
Service Kami meliputi ; Training/Seminar/Workshop baik InHouse maupun Public, Konsultasi, Recruitment & Selection khusus untuk posisi HRD, Assessment, Outdoor Activity Programs, Dll yang masih berhubungan dengan bidang tugas HRD.
————————————
Jika Anda belum bergabung kirimkan email ke :
Diskusi-HRD-subscribe@yahoogroups.com
———————
Dicari Freelance Trainer !
Anda mempunyai keahlian & pengalaman mengajar di bidang HR ?
Kirim CV anda ke ; HRD.Forum@gmail.com
Subject : Freelance Trainer
———————
http://hrd-forum.blogspot.com/
———————
bagi yang ingin Contoh-contoh KPI
http://kpi-owner.blogspot.com/
———————
http://free-toefl-test.blogspot.com/
http://management-hr.blogspot.com/
MARKETPLACE

Attention, Yahoo! Groups users! Sign up now for a one-month free trial from Blockbuster. Limited time offer.

Recent Activity

Visit Your Group

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Find Balance

on Yahoo! Groups

manage nutrition,

activity & well-being.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

.


__,_._,___

Written by brammantya kurniawan

July 1, 2008 at 11:55 pm

Posted in Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: